Tatap Muka Kepala BNN RI Komjen Pol. Drs. Budi Waseso, SH
Tatap Muka Kepala BNN RI Komjen Pol. Drs. Budi Waseso, SH. Dengan Personel TNI-POLRI Dalam Rangka Peningkatan Sinergitas P4GN Di Sulsel

By redaktur 17 Nov 2018, 08:12:20 WITA Kegiatan Balai
Tatap Muka Kepala BNN RI Komjen Pol. Drs. Budi Waseso, SH

Gambar : Tatap Muka Kepala BNN RI Komjen Pol. Drs. Budi Waseso, SH


Di penghujung kunjungan di Makassar, Kepala BNN RI Komjen Pol. Drs. Budi Waseso,SH. didampingi Kapolda Sulsel Irjen Pol.Drs.Muktiono,SH. serta Kepala BNN Prov.Sulsel Brigjen Pol.Drs.Mardi Rukmianto,SH. menggelar tatap muka dengan Personil TNI - Polri dalam rangka peningkatan Sinergitas Pencegahan, Pemberantasan dan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba, Selasa (10/8/2017) bertempat di Anging Mammiri Balrooom, Hotel Dalton Makassar.

Acara ini dimulai pukul 13.00 Wita dan dihadiri oleh Kepala BNN RI Drs. Budi Waseso SH, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs, Muktiono , Pangkoops AU II Marsekal Muda TNI Yadi I Sutanandika, M.S.S, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Drs. Mas Guntur Laupe, Kasdam XIV Hasanuddin Brigjen TNI Supartodi, Kepala BNN Prov.Sulsel Brigjen Pol.Drs.Mardi Rukmianto,SH. Para Pejabat Utama Polda Sulsel, Para Pejabat Utama Koopsau II, dan Para Pejabat Utama Kodam XIV Hasanuddin dan 1.000 personil TNI - Polri dan BNN Provinsi Sulsel, serta Balai Rehabilitasi BNN Baddoka Makassar.

Pada sambutan ucapan selamat datang, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Muktiono, menyampaikan 1.000 personil dari 3 angkatan TNI dan Polri hadir di hotel Dalton untuk mendengar arahan Kepala BNN RI, anggota TNI Polri senantiasa bersinergi, makanya wilayah Sulsel kondusif.

"Kami senantiasa jaga sinergitas, kami berbahagia, bertatap muka langsung dengan Kepala BNN RI,"kata Kapolda.

Sementara itu, Kepala BNN RI memaparkan Sinergitas dalam pemberantasan Narkoba, Narkoba adalah ancaman nyata bagi bangsa, kekuatan negara ada pada TNI - Polri, TNI - Polri yang terlibat Narkoba, dipecat, kalau ada anggota menjadi bandar, terlibat narkoba mereka itu pengkhianat Negara.

Budi Waseso juga menjelaskan saat ini terjadi perang Narkoba Proxy War sebagai instrumen penyebaran Narkoba di Indonesia dengan 72 jaringan dari 11 negara mensuplai Narkoba ke Indonesia, dalam satu jaringan menghasilkan 1 trilyun jadi totalnya 72 trilyun. Proxy War terjadi untuk penghancuran Negara, dari data yang ada, para Negara penyuplai terbesar seluruhnya melewati Singapura dan Malaysia kemudian diteruskan ke Negara tujuan pengiriman sabu sabu yaitu Indonesia.

"Jangan sampai terjadi perang candu, seperti tiongkok dan inggris, Tiongkok menjadi lemah karena suplai candu dari Inggris,"kata Buwas.

Lebih lanjut mantan Kabareskrim itu, mengatakan bahwa seluruh lapisan masyarakat telah terkontaminasi Narkoba tak pandang status sosial hal itu karena ada demand dan suplai. Peredaran gelap Narkoba telah menyasar dikalangan anak-anak. Darurat Narkoba, saat ini 50 orang perminggu, mati karena narkoba, Tahun 2016, 250 ton sabu masuk di Indonesia dengan 6 juta pengguna, sekarang ini 68 jenis narkoba beredar di Indonesia dari 800 jenis baru di dunia, harga sabu 2 juta/gram, bahkan lebih dari itu, 12 ton PCC juga berhasil masuk dari Riau.

Selain itu, Buwas juga menyampaikan perlunya komitmen bersama dalam kebijakan berimbang dalam permasalahan Narkoba seperti poin pertama pada aspek pengurangan permintaan mengembangkan sistem pertahanan diri masyarakat, mengembangkan sistem deteksi dini penyalahgunaan narkoba, mengoptimalkan peran serta instansi pemerintah, swasta, dan organisasi kemasyarakatan, mengembangkan layanan rehabilitasi pecandu narkoba secara terpadu dan berkelanjutan.

Poin kedua dalam Aspek pengurangan pasokan terdiri dari memperkuat sistem interdiksi di wilayah jalur-jalur masuk, mengungkap jaringan tindak kejahatan narkoba, meningkatkan koordinasi dan kerjasama lintas instansi dan lintas negara dan mendorong eksekusi.

Ditegaskan kembali oleh kepala BNN RI Budi Waseso untuk para penegak hukum semua berperan dalam menangkal keselamatan negara, harus bersinergi memerangi narkoba dengan mengimplementasikan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan Peredaran Narkoba (P4GN). Peran seluruh elemen bangsa dalam penanganan Narkoba yaitu Komitmen diri, Regulasi anti Narkoba, konsolidasi kekuatan, bersih Narkoba dan deteksi dini. #Stop Narkoba

 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment



Time Line INFO BNN


JAJAK PENDAPAT

  • Korban penyalah guna Narkotika Lebih Baik Di Rehabilitasi Daripada Dipenjara, Menurut Anda?
      Sangat Setuju
      Kurang Setuju
      Tidak Setuju

KOMENTAR PENGUNJUNG

  • kata mutiara bahasa inggris

    suksess terus buat BNN ...

    View Article
  • kata mutiara bahasa inggris

    mantap pak, sosialisasinya kuat dan perlu ...

    View Article
  • Bray

    Assalamualaikum wr.wb. Saya ada saudara seorang Pecandu sabu yg sdh ingin bertaubat dan pernah ...

    View Article
  • Andi Pratama

    Apakah Pembuatan SKBN DI BNN DAERAH GRATIS MOHON INFO ...

    View Article

Link Terkait

STATISTIK PENGUNJUNG

  • User Online 2

  • Today Visitor 94

  • Hits hari ini 235

  • Total pengunjung 36464